"Ada yang hilang dari perasaanku..."
Sebuah penggalan lagu yang sering terngiang di alam fikirku.
Sayangnya, aku tidak bisa mengingat bait sebelum dan sesudah bait di atas.
Dan untuk kali ini, aku tak merasa perlu bertanya pada Google.
Ada kalanya aku membiarkan diriku berada dalam pengetahuan serba tanggung.
Ini hanya tentang sebuah perasaan, itu pun aku tidak mengerti ada apa dengan perasaanku.
Mungkin sperti lagu di atas, ada yang hilang. Tapi yang hilang itu apa???
Sebenarnya ini bukan galau atau gelisah. Begitu hatiku mengatakannya.
Aku hanya berharap, semoga perasaanku baik-baik saja.
Seperti air, sejuk dan menyejukkan, suci dan mensucikan. Mendaki tingginya mimpi untuk setiap nafas keabadian hidup.
29 Jan 2013
26 Jan 2013
Semenjak tadi keluar air mataku...
Tapi, saat ini keluar karena ku sangat merindukanmu..
Andai saja kau ada di sampingku saat ini, menghentikan laju air mataku..
Betapa senang hatiku..
Ingin ku mencintaimu hanya karena Allah semata.
Uhibbuki Fillah...
(Sebuah Puisi untukku dari seseorang yg juga kucintai karena Allah)
12 Jan 2013
Cerpen: Sampai Dimana Aku Memperjuangkanmu??? Part 2
2 minggu telah berlalu sejak pertemuan itu, 2 minggu pula aku berada dalam sesaknya perasaan menanti. Dicky tak pernah menghubungiku sejak hari itu. Entahlah, aku benar-benar tertekan dengan kondisi ini. Sialnya, mengapa waktu berlalu begitu lambat? Aku tidak pernah menyangka bisa melalui 10 tahun dalam hidupku hanya untuk mengagumi seorang laki-laki, sementara mengapa 2 minggu terasa begitu lama, sangat lama? Sehari saja ke depan sepertinya aku sudah tidak mampu.
Aku benar-benar tidak bisa menikmati waktu liburanku ini. Besok aku akan segera kembali ke Singapur dan hingga detik ini aku belum mendapatkan jawaban Dicky. Hatiku hancur, air mataku selalu tumpah tanpa bisa kucegah disetiap malam-malamku. Sepertinya harapanku memang sudah habis. Baiklah, jika sampai tengah malam nanti aku tetap tidak memperoleh jawab, maka ini kuanggap sudah berakhir.
11 Jan 2013
Cerpen: Sampai Dimana Aku Memperjuangkanmu??? Part 1
Aku seorang perempuan dewasa, 28 tahun dan masih single. Tidak pernah berkencan, tidak merayakan malam tahun baru, tidak menghiraukan hari valentine apalagi berpacaran dengan laki-laki manapun. Aku tidak bodoh meskipun gagal dibilang pintar dan aku juga tidak jelek meskipun tetap saja gagal dibilang cantik. Aku baik, begitu kata teman-temanku. Mungkin karena aku pendiam dan tidak pernah berusaha mencari masalah dengan mereka. Dan terakhir, aku mandiri dari segi finansial dan sosial. Aku bekerja di Perusahaan yang cukup bonafit di Negeri tetangga dengan gaji yang tidak terbilang sedikit untuk ukuran single. Aku tidak bergantung pada orang lain terkait masalah keuangan dan aku juga tidak terikat dalam hubungan keakraban yang biasa kalian sebut sahabat. Tapi, aku punya seabrek teman. Yaa.. Teman. Bukan sahabat. Aku mencintai mereka dan mereka mencintaiku, setidaknya itu yang kufikirkan.
4 Jan 2013
6 Des 2012
Sepertinya gue wajib bilang W.O.W!!! Dalam sejarah masa kerjaku, inilah bulan dimana pengeluaranku membengkak selain pengeluaran setiap pulang kampung...
Beli HP 2,550,000
Bayar Kos 450,000
Cicilan Motor 755,000
Belanja/Bulanan 500,000
Kirim ke Mace' 500,000
Kirim ke Kace' 500,000
Kirim ke Adek 500,000
Piutang ke A 1,000,000
Piutang ke B 500,000
Total 7,255,000
Dan di luar pengeluaran di atas, masih ada 3 proposal pinjaman duit yang gue reject. Yang satu pengen pinjam 2,5 juta rupiah, ini gila... lagian alasannya gak syar'ie, katanya dia udah pesan iPad tapi duitnya gak cukup. Ah...memangnya masalah buat gue??? Yang kedua, sebenarnya alasannya syar'ie tapi dia udah sering minjam duit tapi gak pernah dibalikin, belum lagi jumlahnya juga lumayan. Dan yang terakhir, si Oom-ku. Ini bukan minjam tapi minta suaka. Tapi gue reject juga, siapa suruh ninggalin anak2 dan istrinya untuk perempuan lain. Terserah dia mau bilang gue kejam dan tidak berperikemanusiaan. Gue tau dia sedang sakit, tapi gue gak berminat membantunya mengingat kelakuan buruknya.
Dan sekarang, tinggallah diriku menantang hari, 25 hari ke depan. Dengan sisa-sisa duit yang ada di ATMku, mampukah aku bertahan? Atau malah meminta suaka ke ortu. Oh no... Ini gak boleh. Pokoknya diriku harus bisa, pasti bisa. Insya Allah.. *Smile...
5 Des 2012
Pernahkah kau merasakan rindu? Rindu yang tak pernah habis. Rindu yang menjalari setiap aliran darahmu meski yang kau rindukan ada di depanmu, menatapmu penuh cinta, memberimu senyum termanisnya, menyapamu dengan suara merdunya dan memelukmu hangat... Selalu ada rindu untukmu, sebesar yang tak bisa kutanggung sendiri..
1 Des 2012
Terkadang, hidup memberikan kita pilihan-pilihan lucu. Yang ingin diingat, malah lupa. Yang ingin dilupakan, malah keingat terus. Lebih lucu lagi saat kita berkutat dalam fikiran-fikiran yang gak penting sama sekali yang bahkan membuat hati kita jadi sesak hingga stress sendiri. Padahal apa yang kita fikirkan itu belum tentu terjadi dan mungkin selamanya tidak akan pernah terjadi. Ini namanya, menyakiti diri sendiri dengan pikiran.
Dan berada di kondisi ini adalah hal yang sangat melelahkan, menguras energi. Jika boleh memilih, saya akan dengan senang hati berlari keliling lapangan sepakbola 10x daripada ditempatkan dalam kondisi ini. Ugggghhhhhhh... benar-benar pengen berlari kencang, kencang sekencang-kencangnya, hingga saya lupa bahwa saya sedang berlari.
Entah mengapa, yang ada di dalam fikiranku sekarang hanyalah pantai dan gunung. Di pantai saya bisa berteriak hingga suaraku melebur dalam deburan ombak. Dan di gunung saya pun bisa berteriak keras hingga suaraku menyatu dalam hembusan angin...
Ah, akan kulakukan segala cara agar bisa terlepas dari himpitan fikiran ini. Tidak peduli jika harus menghabiskan malam-malamku dalam tangis sepi. Ini hanya masalah waktu. I will hurt but i survive!!!
Dan berada di kondisi ini adalah hal yang sangat melelahkan, menguras energi. Jika boleh memilih, saya akan dengan senang hati berlari keliling lapangan sepakbola 10x daripada ditempatkan dalam kondisi ini. Ugggghhhhhhh... benar-benar pengen berlari kencang, kencang sekencang-kencangnya, hingga saya lupa bahwa saya sedang berlari.
Entah mengapa, yang ada di dalam fikiranku sekarang hanyalah pantai dan gunung. Di pantai saya bisa berteriak hingga suaraku melebur dalam deburan ombak. Dan di gunung saya pun bisa berteriak keras hingga suaraku menyatu dalam hembusan angin...
Ah, akan kulakukan segala cara agar bisa terlepas dari himpitan fikiran ini. Tidak peduli jika harus menghabiskan malam-malamku dalam tangis sepi. Ini hanya masalah waktu. I will hurt but i survive!!!
29 Nov 2012
Jawab; The Liebster Award 2
Lagi-lagi dapat tugas buat menjawab pertanyaan2 dari Liebster Award. Kali ini pertanyaannya datangnya dari Anti. Btw, kali ini, lagi dan lagi saya tidak akan mengikuti aturan mainnya. Bingung juga mau nge-tag siapa. hehehe...
Afwan, agak telat nge-jawabnya. Soalnya, beberapa hari ini saya memang lagi sibuk di kantor.
Oke, ini dia jawabannya;
1. Hidup adalah masalah, masalah yang membuatku terus bernafas dan bergerak.
2. Bangun tidur apa yang pertama kali terlintas? The One who loved me with no limit.
3. Dari semua karya semesta, apa yg paling kamu suka? Laut dengan suara ombaknya. Bagiku, ombak adalah suara termerdu yang pernah kudengar!!!
4. 3 hal yang jadi passion mu... 1. Naik haji di usia 35 tahun (Insya Allah), klo bisa Haji Backpacker bersama suami, 2. Ikut program Indonesia mengajar ke pulau2 terluar Indonesia, 3. Menjadi pengusaha sukses (Aamiin... Point ini adakah faktor penunjang point 1 dan 2)
5. Kamu itu: Uptown Boy/Girl, Adventure Seeker or Art Lover? I am an Adventure seeker.
6. Kenapa (tidak) tarbiyah? Apa yang kamu sukai dari tarbiyah? Karena tarbiyah adlh sebuah kebutuhan primer. Dan yang paling saya sukai adalah ukhuwahnya. Dan tidak mungkin sy melupakan tarbiyah, karena ini adalah titik balik bagi saya untuk berdamai dgn Ibuku tercinta.
7. Pasti ada Murabbi yg paling berkesan dalam hidupmu? Gimana orangnya? Ada dong!!! Sabar, sabar, dan sabar. Yang jelasnya dia hebat krn bisa merebut hatiku..
8. Percaya gak sama yg namanya serendipity? Pilih mana, serendipity or coincidence (kebetulan)? Saya percaya. Coincidence ini yg sy gak percaya. And off course i choose serendipity. Hitung saja, berapa banyak hal yg tdk pernah terduga bahkan terfikirkan sebelumnya malah itu yang mewujud di hidupmu? Btw, urusan jodoh itu saya kategorikan ke dalam serendipity ini loh... gak tau klo kalian. Hehehe..
9. Wanita karir atau ibu rumah tangga? Pembantu atau pengasuh anak? ASI or susu formula? Ibu rumah tangga yang PROFESIONAL! Pembantu!! ASI!!!
10. Negara mana yang pengen skali kamu kunjungi? Diluar Mekah dan Palestina yah... Spanyol!!!
11.Apa ide brilianmu untuk Indonesia (pilih satu bidang)? Sebenarnya ini bukan ide brilliant... Saya masih tertarik dengan cita-citaku untuk membuat rumah melayang di udara. Dulu, guru dan teman2 di kelas menertawakan ide ini. Katanya tdk rasional, ide gila. Tapi, setelah nonton Film UP! Sy semakin yakin, suatu saat nnti ini akan menjadi solusi. Moga2 sy dan bapak guruku tersebut masih hidup ketika ini menjadi nyata... Dan sy bisa berkata kepada beliau, “saya tidak gila kan pak?”
Nah... Udah kejawab semua kan? Semoga jawabannya tidak membuat mood kamu terganggu... hehehe..
28 Nov 2012
20 Nov 2012
Kau berubah sekarang. Aku kehilangan banyak dari dirimu yang dulu. Dan sepertinya, kau tidak menyadarinya. Atau malah pura-pura tidak mengerti.
Aku masih menimbang-nimbang, memikirkan langkahku selanjutnya. Mencoba meraba hatimu, masihkah ada sedikit aku di situ? Aku takut dengan kata hatiku, ketika hatiku berkata, “Sudahlah, semuanya sudah berakhir”.
Kau di situ, masih dengan wajah lugumu. Mungkin, kau baru akan tersadar ketika aku menghilang tanpa jejak di hidupmu. Dan aku mampu melakukan itu.. Dan kau akan kehilanganku, selamanya!!!
8 Nov 2012
Jawab: The Liebster Awards
Sebenarnya, saya sudah pernah mendapatkan ini sebelumnya dari seorang teman, tapi itu sudah lamaaaaaa banget. Entahlah, namanya The Liebster Award juga ato bukan. Tapi esensinya sama saja. Saya sudah lupa dimana menyimpan file pertanyaan2 tersebut.
Dan sekarang, dapat PR dr si Yuni. Baiklah... saya akan berusaha menjawabnya secara jujur as the way i am, as good as i can, as soon as possible :P, mumpung lagi banyak kerjaan, jadi lumayan tuk mengalihkan sedikit energi di sini.. hehehe
1. Siang atau malam? Gelap atau terang? Panas atau dingin? Pilih mana? Malam, gelap, panas. Enak banget dibawa tidur :)
2. Menurutmu, brother-complex itu apa? Sy gak punya brother, jd jawabnya dak pake hati, tp pake asumsi.. Brother-Complex itu, sense of belonging tingkat langit sama sodara sendiri.
3. Kalo lagi bengong di bandara, terminal, stasiun atau pelabuhan biasanya kalian ngapain? Pasang headset tanpa musik sambil membaca (Dunia berasa milik sndiri klo gini) dan sesekali curi2 denger pembicaraan orang2 di sekitar. hehehe
4. Setuju kan kalo perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri. Nah apa yang udah kamu lakukan untuk itu? Setuju BGT. Memelihara diri dari utang duit dan utang budi.
5. Udah hafal berapa surat dari Al-Quran? Bagian ini bisa gak dijawab kan??? Speechless...
6. Apa aja hal-hal yang bikin kamu interest? Sy sangat tertarik dengan persahabatan tanpa terikat dan mengikat, petualangan, sport and life planning..
7. Barang paling mahal yang kamu beli pake duit sendiri? Sy gak punya barang2 mahal. Netbook yg harganya msh kalah dgn harga HP kalian mungkin... Eh lupa. Sy nyicil motor dan tinggal dua bulan lg lunas. Horreeeee....
8. Akan menikah dengan orang yang dicintai? Atau mencintai orang yang dinikahi? Well, Hidup hanya sekali, dan sy hanya akan jatuh cinta juga sekali saja maka Insya Allah akan menikah dengan orang yg sy cintai. Tapi, jika orang yg sy cintai tdk menginginkan sy, tentu sj sy tdk akan menikah dengannya. What for??? Sy tdk ingin dicintai/mencintai krn kewajiban.
9. Target tahun ini yang belum tercapai? Ke Thailand dan Hafalan QS. Ar-Rahman (Hikksssssss)
10. Menurutmu kalo ada jalanan rusak, siapa yang patut disalahkan? Pemerintah!!! Heran, tiap hari pemerintah pake jalan tapi tetap saja jalanannya banyak yang bolong. Mentang2 gak pake motor... ckckckck
11. Deskripsikan rumah idamanmu! Dulu, sy punya impian punya rumah melayang di udara. But, forget it!!! Sy pengen punya rumah di atas tebing pantai yang menghadap ke sunset. Ukuran rumah sederhana berlantai dua tapi menjulang ke bawah jadi dari luar tetap terlihat seperti satu lantai. Dinding luar didominasi kaca dan beton tapi interiornya semuanya berbahan kayu dan bernuansa kayu. Sebuah ruang keluarga yang punya atap dua layer yang dioperasikan dengan remote. Salah satu layer-nya adalah kaca sehingga pada saat hujan, kami sekeluarga bisa melihat hujan sepuasnya atau sekedar menghitung bintang. Pekarangan rumah yg luas karena akan ada kolam ikan yang mengikuti garis pondasi rumah dan beberapa bagian untuk lahan pertanian organik, sebagiannya taman dan sebagiannya lagi untuk berolahraga.
Semoga jawaban2nya tidak mengecewakan yah Yun. Untung saja kamu gak nanya, “pernah jatuh cinta dak?” hehehe.. Atauuuu... Kapan nikah? :D
19 Okt 2012
Manusia Pahat
Tidak, ini bukanlah sejenis seni ukir di atas kayu atau batu. Saya sama sekali tidak bermaksud bercerita tentang seni saat ini. Saya hanya sedang kepikiran dua kata itu, yang jika dihubung-hubungkan, sinkronisasinya dapat.
Pernah pake pahat dak? Atau minimal tau bentuk, fungsi dan cara makenya... Nah, betul... Apa yang terlintas dalam pikiran anda, itulah yang dinamakan pahat. *Eh, bapak kamu tukang pahat yah? / Kok tau? / Karena namamu telah terpahat di jidatmu... hehehe
Akhir-akhir ini, entah mengapa saya begitu sulit menulis. Padahal, waktu luang saya hampir 24 jam sehari meskipun hampir setengahnya juga saya habiskan di kantor. Tapi di kantor pun pekerjaan saya benar-benar kosong. Dengan memiliki waktu sebanyak itu, tentu saja niat untuk menulis selalu terlintas. Tapi apa hendak dikata, niat hanya tinggal niat.
Ada fenomena menarik yang bisa saya tangkap dari kebiasaan menulisku selama ini. Ternyata, tempat tenang, sunyi dan keadaan bebas dari stress tidak pernah berhasil membuatku mudah mengalirkan kata-kata untuk ditulis. Yang ada hanya rangkaian kata-kata yang bermain di alam fikiran. Hanya bisa sampai di situ. Jika ingin dituliskan, mendadak semua kata hilang tak berbekas..
Tapi, giliran saya lagi dikantor dengan volume kerjaan yang cukup banyak, eh...malah saya selalu bisa sempat-sempatnya curi-curi waktu untuk menulis. Boleh dibilang, menulis disela-sela kesibukan di kantor membuat saya merasa lebih santai.
Nah, hubungannya dengan manusia dan pahat apa? Dulu, bapakku pernah bilang klo ada beberapa manusia itu yang sifatnya seperti pahat. Pahat hanya bisa bekerja jika diberikan tekanan. Begitupun dengan manusia, ada yang baru bekerja jika dipaksa dan terpaksa.
Hmmm... dan kenyataannya, saya merasa termasuk dalam golongan manusia ini. Oh eM Ge!!!
17 Okt 2012
Bittersweet of Rain...
Semua orang punya ceritanya sendiri tentang hujan. Sebenarnya mungkin sama saja, dari satu pribadi dengan lainnya, dari masa ke masa, bukankah buliran itu masih turun dari rahim langit yang sama dengan buliran pertama sejak hujan diciptakan?
Menangis sedih dan bahagia diantara milyaran benang-benang bening itu, basah hingga ke jiwa, mengalir lembut mengisi pori-pori. Dingin! sejuk! Tenang!
Dan tentu saja aku tak akan pernah rela mengatakan bahwa cerita kau dan hujanmu lebih indah, lebih pahit dari aku dan hujanku. Ini aku yang rasa. Bila kuceritakan padamu, meski semua kata telah kuucapkan untuk menggambarkannya, maka rasanya tidak akan pernah sama.
Nikmati saja ceritamu sendiri dan akupun demikian. Bila kelak ada waktu untuk kita berpegangan tangan di bawah hujan, tidak perlu ragu membagikan perasaanmu padaku. Meski perasaan kita tidak pernah sama, tapi tidak ada salahnya aku mendapatkan satu bulir dari milyaran buliranmu itu bukan???
Nikmati saja ceritamu sendiri dan akupun demikian. Bila kelak ada waktu untuk kita berpegangan tangan di bawah hujan, tidak perlu ragu membagikan perasaanmu padaku. Meski perasaan kita tidak pernah sama, tapi tidak ada salahnya aku mendapatkan satu bulir dari milyaran buliranmu itu bukan???
25 Sep 2012
Dan ketika kau berkata bahwa di kotamu sedang hujan, seketika itu juga kotaku bergemuruh memberi tanda. Perlahan benang-benang air itu menghampar turun dari langit. Dan kau bilang, “di sini gerimis tebal-tebal”. Maaf, aku tidak sempat bilang bahwa di sini pun tidak gerimis lagi. Hujan kini menderas sederas-derasnya. Aku takjub memandanginya, menunggunya menjadi gerimis kemudian kuputuskan membelah jalan. Sejenak kulayangkan khayalku, mencoba melukiskan kotamu yang berselimut hujan. Ah, pikirku payah. Aku tak mampu menjamah kotamu meskipun dalam khayalku. Dan sepertinya aku akan lebih suka jika seandainya saja, saat ini kau menceritakan tentang sisa-sisa jejak hujan itu. Sudahkah ia menjadi embun? Bagaimana aroma tanah dan rerumputan di kotamu? Atau jangan-jangan kaupun sepertiku di sini. Berjalan menembus hujan dengan guratan fikiran yang sama.
Aku, kau dan hujan...
Aku, kau dan hujan...
21 Sep 2012
Biarlah misteri jarak dan waktu ini tetap membuat hati hati kita dekat. Perasaanku, perasaanmu adalah satu. Tak terpisahkan. Mataku dan matamu memang tak sedang bertemu, tapi kemanapun mengarahkan pandangan, di situ ada aku dan di sini ada kamu.
Aku ingin melihat keadaan ini berdiri di atas kejujuran yang terang benderang. Tak ada yang tertutupi, tak ada kepura-puraan, tiada lagi pengkhianatan-pengkhianatan kecil meski hanya sekeping lintasan pikiran. Aku apa adanya, kamu apa adanya.
Tentang perasaan dan keinginan yang tak pernah mampu kita defenisikan itu, serahkan saja pada langit. Besok atau lusa, saat pertemuan sudah menjadi kepastian, mungkin satu senyum sudah bisa membuat alam dan seisinya memahami bahwa takdir tidak akan pernah tertukar.
Aku percaya itu, kamu juga percaya kan???
7 Sep 2012
Ehm... Finally, i’m 27th now. Sebenarnya saya sudah menyiapkan puisi buat diri sendiri dari jauh-jauh hari sebelumnya. Tapi setelah difikir-fikir, narsis banget. Lagian, kali aja dalam rentang waktu 7 september 2012 – 7 september 2013, ada yang mau menolong perasaanku untuk membuatkan sebuah puisi, kemudian membacanya tepat di hadapanku, menatapku penuh arti and bla bla bla.. Hahaha.. Afirmasi....
Selain itu, menjejaki angka spesial ini, saya tidak mau ber-melow ria. Lebih baik saya fokus memantapkan hati untuk mewujudkan salah satu mimpi terbesar daripada menggalau. Haaaa??? Galau??? Gimana dak galau klo hampir tiap hari dicecoki dengan pertanyaan, “Kapan NIKAH?”.
Well, itu memang pertanyaan klasik dan tentu saja akan mendapatkan jawaban klasik pula, dan jujur saja, saya memang mulai terusik dengan pertanyaan itu. Ah, tapi alangkah lebih terusiknya saya ketika ada yang bertanya, “Pin BB kiki berapa?”
Sebenarnya saya punya banyak impian, eh.. bingung juga kadang-kadang, impian apa keinginan yah? Hehehe.. Impian dan keinginan yang pengen diwujudkan ASAP (As soon as possible). Tapi, meskipun saya berprofesi sebagai Planner, tetap saja hidup tidak sesederhana titik-titik hitam di atas kertas putih yang kemudian terangkai indah membentuk satu-kesatuan irama tangan, hati dan otak.
Ya.. dua tiga kalimat tidak akan pernah cukup untuk mewakili impian-impian ini agar semua orang bisa memahaminya. So, the biggest thing that i need from you, you and you all... Hanyalah doa. Itu sudah..
Yaa Allah... Aku dan segala yang kuinginkan. Engkau tau itu. Maka kabulkanlah...
1 Sep 2012
Welcome September9
Ada banyak cerita yang ingin kumulai..
Meski tak semudah menarik dan menghembuskan nafas..
Tapi janji telah menjadi Ruh-nya..
Di sini kupahat langkah pertama..
Satu langkah untuk masa depan..
9 cahaya di langitku..
September!!!
Langganan:
Postingan (Atom)







